Forum Menulis Mahasiswa Institut

Senin, 19 Oktober 2015

(Renungan) Kesedihan

Tulisan Sahabat Fomia
Furqan.


Mengapa harus terus bersedih? kita dilahirkan untuk membawa segudang harapan orang tua kita,harapan orang-orang yang kita sayangi.Mengapa kita harus selemah ini?bukankah kita mempunyai sang penguasa hati,yaitu tuhan.Kenapa kita tetap saja mengabaikan-Nya,kenapa kita tidak yakin kepada kebaikan-Nya.Bukankah selama ini kita hidup dengan anugerah kebaikan-Nya.Bukankah selama keinginan kita selalu di kabulkan-Nya.kenapa saat hanya satu tujuanmu tidak tercapai lalu kita harus bersedih,apakah kita mulai meragukan-Nya.Logika manakah yang kita pakai untuk memikirkan hal ini?Akankah kita meneruskan kesedihan ini atau bergerak menatap masa depan?Pikirkan itu baik-baik kawanku,aku percaya dengan kemampuanmu,keberanianmu untuk memutuskan,kebijakanmu dalam berpikir.Aku sekarang sudah yakin dan menitipkan harapanku kepadamu.Dan sekarang akankah kau mengecewakan ku setelah sekian lama aku menemani hidupmu.Berjuanglah kawan????????


0 komentar:

Posting Komentar